QRIS Antarnegara, Mudahkan Pembayaran di Luar Negeri

Indonesia saat ini memiliki QRIS, standar sistem pembayaran menggunakan QR Code yang sudah digunakan oleh 8,2 juta merchant dan total transaksi mencapai Rp 9 triliun pada semester 1 tahun 2021 ini. Bank Indonesia (BI) menargetkan hingga akhir tahun 2021 akan ada 12 juta merchant yang terhubung dengan QRIS. Data tersebut diungkapkan oleh Asisten Gubernur, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Filianingsih Hendrata.

Dikutip dari Kompas Money, pertumbuhan transaksi digital akan terus alami kenaikan positif. Hal tersebut didukung oleh 3 faktor utama. Pertama, adanya pandemi Covid-19 yang membatasi aktivitas luar ruang, masyarakat semakin tinggi melakukan transaksi digital. Kedua, penyedia jasa keuangan (perbankan dan non bank) terus berinovasi untuk memperluas layanan pembayaran digital karena tren ini akan terus bertumbuh, salah satunya QRIS. Ketiga, selama pandemi terjadi percepatan transformasi digital pada sektor keuangan.

QRIS Antarnegara

Bank Indonesia melakukan percepatan akselerasi digital untuk terus mendorong kemajuan ekonomi dan keuangan nasional, salah satunya yaitu dengan meluncurkan sistem pembayaran Cross-Border QR Payment Linkage atau yang lebih dikenal dengan nama QRIS Antarnegara. Dengan ini, akan semakin memudahkan konsumen dan pedagang dapat melakukan dan menerima pembayaran QR lintas batas secara instan untuk barang dan jasa di berbagai negara. Penyelesaian transaksi yang menggunakan QR Code dengan skema local currency settlement (LCS).

Keuntungan Pakai QRIS Antarnegara

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Wego, sekitar 70% responden sudah memiliki rencana untuk liburan setelah pandemi usai. Selain berlibur di dalam negeri, sudah pasti masyarakat juga kangen untuk liburan ke luar negeri. Nah, ketika  berkunjung ke luar negeri kita harus tukar uang terlebih dahulu di money changer atau harus selalu bawa kartu kredit,dengan QRIS Antarnegara ini kita bisa membayar apapun di luar negeri, hanya perlu scan QR code di merchant-merchant di negara tujuan untuk lakukan pembayaran.

Ada beberapa keuntungan pakai QRIS saat berada di luar negeri, diantaranya yaitu :

  1. Praktis

Sudah tidak perlu bawa berbagai kartu atau pergi ke money changer lagi, cukup isi saldo dan bayar apapun pakai QR Code.

  1. Murah

Pakai QRIS Antarnegara lebih murah bila dibandingkan dengan menggunakan kartu kredit, tarik uang tunai di ATM luar negeri ataupun melakukan penukaran uang tunai di money changer karena QRIS Antarnegara memungkinkan penggunanya melakukan pembayaran apapun tanpa biaya tambahan sedangkan yang lain biasanya perlu ada biaya tambahan. Seperti money changer yang menerapkan komisi tiap penukaran uang.

  1. Mudah

Menggunakan QRIS Antarnegara lebih mudah ketika melakukan pembayaran, cukup scan saja. Jika menggunakan kartu kredit biasanya perlu memberikan informasi kepada bank penerbit agar transaksi yang dilakukan di luar negeri dapat berjalan lancar.

Penggunaan QRIS Antarnegara

Bank Indonesia telah meluncurkan pilot project QR cross border yang bekerjasama dengan Bank of Thailand (BOT). Pilot project antara Indonesia dan Thailand ini mulai diberlakukan pada Agustus 2021. Dengan adanya pilot project tersebut memungkinkan wisatawan baik yang berasal dari Indonesia maupun Thailand bisa langsung melakukan pemindaian terhadap QR code yang ada untuk melakukan pembayararan.

Pada tahap selanjutnya project QRIS Antarnegera ini akan merambah ke negara ASEAN, seperti Malaysia, Singapura, Vietnam, dan lainnya. Tidak hanya itu  BI juga menargetkan Arab Saudi sebagai negera kerjasama karena banyak masyarakat Indonesia yang melakukan umroh dan haji sehingga akan lebih memudahkan masyarakat Indonesia dalam melakukan pembayaran apapun. QRIS Antarnegara ini akan lebih dikembangkan dan diimplementasikan ke semua negara agar masyarakat Indonesia semakin mudah melakukan pembayaran apapun di luar negeri.