FREQUENTLY ASKED QUESTIONS (FAQ)

ATM Bersama adalah sebuah jaringan layanan bagi Perbankan dan Non Perbankan yang memungkinkan Nasabah pemegang kartu ATM berlogo ATM Bersama dapat memanfaatkan seluruh delivery channel Bank yang tergabung di dalam ATM Bersama, dalam bertransaksi beda Bank seperti Cek Saldo, Tarik Tunai maupun Transfer. Saat ini sudah ada 90 institusi perbankan dan non perbankan yang telah menjadi anggota jaringan ATM Bersama, dan menjadikan ATM Bersama sebagai jaringan switching terbesar di Indonesia.

Jumlah terminal ATM yang termasuk dalam jaringan ATM Bersama saat ini berjumlah lebih dari 77.000 ATM di seluruh Indonesia dan terus berkembang. Nasabah dapat menggunakan seluruh terminal ATM Bank yang terdapat logo ATM Bersama untuk bertransaksi menggunakan kartu ATM yang terdapat logo ATM Bersama di bagian belakang kartunya.

Hampir semua bank yang ada di seluruh Indonesia telah tergabung kedalam jaringan ATM Bersama. Per Juni 2020, Bank yang sudah tergabung dan beroperasional menggunakan jaringan ATM Bersama sebanyak 90 Bank. Terdiri dari Bank pemerintah atau Himpunan Bank Negara (Himbara) seperti Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, BTN kemudian Bank swasta nasional seperti Permata, Danamon, Niaga, Bukopin, OSBC NISP, Bank Mega, Bank CIMB Niaga, dan lain-lain. Bank Syariah seperti Bank Muamalat, Bank Syariah Indonesia, Bank Mega Syariah Indonesia, dan lain-lain. Selanjutnya Bank-bank Pembangunan Daerah atau BPD yaitu dari Sabang sampai Merauke seperti Bank DKI, Bank Jabar, BPD Aceh, BPD DIY, Bank Jatim, dan lain sebagainya sampai ke Bank Papua. Juga ada Bank asing, seperti StanChart, HSBC, Citi Bank, Bank Commonwealth, dan lain-lain. Selain Bank umum, BPR juga bisa menjadi anggota jaringan ATM Bersama seperti halnya BPR Karyajatnika Sadaya atau BPR KS. (Daftar Bank anggota ATM Bersama dapat dilihat disini)

Nasabah tidak perlu mendaftar untuk dapat menggunakan ATM Bersama. Selama kartu ATM-nya termasuk salah satu dari Bank anggota ATM Bersama atau terdapat logo ATM Bersama di kartu ATM-nya, maka pemilik kartu tersebut dapat langsung bertransaksi di jaringan ATM Bersama melalui berbagai delivery channel seperti terminal ATM berlogo ATM Bersama, Mobile Banking, Internet Banking, SMS Banking, maupun mesin EDC.

Fitur transaksi yang dapat dilakukan di jaringan ATM Bersama adalah penarikan tunai atau cash withdrawal, cek saldo atau balance inquiry dan transfer antar bank atau pemindahan dana melalui berbagai delivery channel Bank.

Namun dengan layanan ATM Bersama, nasabah Bank anggota ATM Bersama juga dapat menikmati kemudahan lainnya seperti transaksi purchase menggunakan kartu Debit GPN pada EDC Bank lain pada merchant-merchant seluruh Indonesia, serta melakukan transaksi pembayaran debit online di merchant e-commerce dengan memilih alat pembayaran menggunakan Kartu Debit GPN yang terdapat logo ATM Bersama.

Lama waktu Transfer Dana antar Bank di jaringan ATM Bersama terjadi secara real time online, atau dana yang ditransfer seketika itu juga bisa digunakan setelah pengirim menerima notifikasi transaksi berhasil.

Ada yakni, maksimum transfer per transaksi adalah Rp. 10.000.000,- dan maksimum transfer per hari adalah Rp. 50.000.000,-. Jumlah nomimal dapat berbeda setiap Bank, tergantung kebijakan masing-masing Bank penerbit kartu.

Pada terminal ATM berlogo ATM Bersama:

  1. Masukkan kartu berlogo ATM Bersama pada terminal ATM berlogo ATM Bersama
  2. Pilih menu "Transfer" di layar ATM Anda
  3. Masukkan nomor KODE BANK yang Anda tuju, dilanjutkan dengan memasukkan nomor rekening tujuan (Untuk list daftar Kode Bank bisa dilihat disini)
  4. Masukkan jumlah nominal yang akan ditransfer
  5. Masukkan nomor referensi (jika diperlukan).
  6. Periksa kembali Nama rekening tujuan beserta nominal yang akan di transfer. Jika sudah sesuai pilih tombol "Ya" pada ATM
  7. Transaksi Anda selesai, dan dana langsung sampai saat itu juga.
  8. Ambil kembali kartu ATM Anda, beserta struk transaksi

Transaksi Transfer melalui Mobile Banking atau Internet Banking:

  1. Login pada akun Mobile Banking atau Internet Banking Anda
  2. Pilih menu "Transfer"
  3. Pilih Bank tujuan transfer, atau masukkan kode Bank yang Anda tuju.
  4. Masukkan no rekening Bank tujuan
  5. Masukkan jumlah nominal yang akan ditransfer
  6. Masukkan pesan transaksi atau no referensi (jika diperlukan)
  7. Periksa kembali Nama rekening tujuan beserta jumlah nominal transaksi yang akan di transfer. Jika sudah sesuai pilih "Lanjutkan"
  8. Masukkan PIN Mobile Banking atau Internet Banking Anda
  9. Transaksi Anda sudah selesai. Bagikan resi transaksi jika diperlukan

Selain realtime online atau dana akan masuk saat itu juga ke rekening penerima, transfer melalui ATM Bersama bisa dilakukan secara Three Partied contohnya Pemegang kartu Bank A melakukan transfer melalui terminal ATM milik Bank B ke rekening penerima yang ada di Bank C.

Besaran biaya yang dikenakan kepada Nasabah yang bertransaksi melalui ATM Bersama bergantung pada kebijakan dan strategi Bank kepada Nasabahnya. Beberapa Bank tidak mengenakan biaya sama sekali atau gratis, ada yang mensubsidi sebagian biaya dan ada yang mengenakan biaya penuh kepada Nasabahnya. Besaran biaya transaksi ATM Bersama berkisar Rp 7,500 untuk tarik tunai, Rp 6,500 untuk transfer, dan Rp. 4,000 untuk cek saldo.

Jika transaksi nasabah bermasalah, semisal rekening terdebet namun uang tidak keluar, Nasabah dapat melakukan pelaporan hal tersebut kepada Bank penerbit kartu ATM. ATM Besama juga memiliki prosedur standar layanan yang telah disepakati oleh semua Bank anggotanya. Bahwa jika terdapat klaim dari nasabah, dan kegagalan transaksi tersebut telah teridentifikasi tercatat pada sistem, maka dana yang terdebet akan dikembalikan kepada Nasabah. Selanjutnya, Bank terkait akan memproses laporan klaim yang diajukan nasabah dengan menyertakan bukti pelaporan terkait kegagalan transaksi tersebut, sesuai dengan regulasi masing-masing Bank.

Jika kartu ATM Anda tertelan, maka Anda dapat menghubungi Bank penerbit kartu ATM Anda. Segera blokir kartu Anda, dan buatlah laporan untuk penggantian kartu ATM baru.

Merujuk kepada aturan Bank Indonesia, proses penyelesaian aduan nasabah adalah 14 hari kerja sejak aduan diterima oleh Bank. Namun, setiap Bank memiliki kebijakan masing-masing dalam proses pengembalian dana ke nasabah.