Tips & Info

Beberapa informasi dan tips menarik selalu kami sajikan untuk memenuhi kebutuhan Anda akan keuangan termasuk transaksi keuangan di dalamnya.

Tips Memilih ATM Yang Aman

Peristiwa pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) bukan merupakan salah satu tindakan kriminal dengan frekuensi yang cukup banyak dilakukan atau  dapat dihitung dengan jari jumlahnya. Meskipun demikian, kasus kebobolan ATM tetap menjadi salah satu momok besar para konsumen.

Sebetulnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan mengenai keamanan ATM, namun ada beberapa hal yang perlu diketahui untuk menjaga keamanan dari ATM sendiri. Pertama, mengganti PIN secara berkala dan menghindari nomor PIN yang mudah ditebak seperti tanggal lahir atau nomor telepon merupakan hal utama yang harus diingat. Kedua, lindungi kerahasiaan PIN dengan menutup dengan tangan ketika memasukkan PIN baik ketika bertransaksi lewat mesin ATM maupun transaksi belanja di merchant pada mesin EDC. Ketiga, jangan pernah memberitahukan PIN kartu Anda kepada orang lain maupun tanda tangan Anda. Keempat, simpan kartu ATM/Debet di tempat yang aman. Lima, jika kehilangan kartu, segera hubungi nomor telepon darurat institusi keuangan yang menerbitkan kartu Anda. Biasanya tertera pada sisi belakang kartu. Enam, harus selalu waspada terhadap lingkungan sekeliling ATM dan perhatikan kondisi fisik ATM maupun EDC pada merchant. Jika terdapat alat yang mencurigakan atau mesin dicurigai rusak, jangan melakukan transaksi pada mesin tersebut dan segera melaporkan kepada pihak penerbit kartu maupun pihak berwajib. Terakhir, setelah Anda menarik tunai dana atau melakukan transaksi belanja Anda, segera ambil kembali kartu ATM/Debet dan simpan bukti transaksi ATM/Debet Anda. Selalu lakukan pencocokan antara bukti transaksi dengan mutasi transaksi pada rekening Anda. Jika terdapat transaksi yang mencurigakan, segera lapor kepada penerbit kartu untuk dilakukan investigasi.

Selain perlindungan pribadi, bank pun telah menyiapkan perlindungan khusus. Dikutip dari solopos.com  . Masing-masing bank misalnya, sudah menyiapkan serangkaian gugus tugas (tim khusus) yang akan memonitor masalah ini. Tidak hanya itu, banyak bank-bank yang juga mulai membenahi masalah internal mesin ATM-nya, misal dengan memasang alat dan software antiskimming, sehingga card reader-nya tidak akan bisa dipasang alat pembaca (skimmer) yang dipasang pencuri untuk membobol ATM. Termasuk sweeping ruang ATM yang dicurigai terpasang kamera untuk ‘mengintip’ nomor PIN (personal identified number).

Bahkan dalam jangka panjang, bank akan berusaha mengubah konsep card reader pada ATM menjadi chip yang jauh lebih sulit untuk diakses datanya. Hal ini tentunya akan meminimalisir kasus pembobolan ATM itu sendiri.


Sumber: http://bit.ly/15xbQRV