FREQUENTLY ASKED QUESTIONS (FAQ)

ATM Bersama adalah layanan bagi bank yang memungkinkan pemegang kartu ATM dapat memanfaatkan seluruh terminal ATM di bank yang tergabung di dalam ATM Bersama.

Jumlah terminal yang termasuk dalam jaringan ATM Bersama saat ini berjumlah lebih dari 40.000 lebih ATM di seluruh Indonesia dan terus berkembang

Hampir semua bank yang mempunyai terminal ATM telah anggota ATM Bersama. Per Desember 2018, bank yang sudah operasional sebanyak 92 bank. Terdiri dari bank pemerintah atau Himpunan Bank Negara (Himbara) seperti Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, BTN kemudian bank swasta nasional seperti Permata, Danamon, Niaga, Bukopin, OSBC NISP, Bank Mega, Bank CIMB Niaga, dan lain-lain. Bank syariah seperti Bank Muamalat, Bank Syariah Mandiri, dan Bank Syariah Mega Indonesia. Selanjutnya Bank-bank Pembangunan Daerah atau BPD yaitu Bank DKI, Bank Jabar, BPD Aceh, DI Yogya, Jatim, dan lain sebagainya sampai ke Bank Papua. Juga bank asing,seperti StanChart, HSBC, Citi Bank, Commonwealth, dan lain-lain. Selain bank umum, BPR juga bisa menjadi anggota jaringan ATM Bersama seperti halnya BPR Karyajatnika Sadaya atau BPR KS (Data anggota ATM Bersama dapat dilihat di Bank Peserta )

Nasabah tidak perlu mendaftar untuk dapat menggunakan ATM Bersama. Seama kartu ATM-nya termasuk salah satu dari bank anggota ATM Bersama atau terdapat logo ATM Bersama di kartu ATM-nya, maka pemilik kartu tersebut dapat langsung bertransaksi di jaringan ATM Bersama selayaknya bertransaksi di terminal bank-nya sendiri.

Fitur transaksi yang dilakukan di ATM Bersama adalah penarikan tunai atau cash withdrawal, cek saldo atau balance inquiry dan transfer antar bank atau pemindahan dana melalui ATM ke berbagai bank.

Aplikasi transfer dana antar bank di jaringan ATM Bersama terjadi secara real time online, atau dana yang ditransfer seketika itu juga bisa digunakan setelah pengirim menerima notifikasi transaksi berhasil dari ATM dimana nasabah bertransaksi.

Ada yakni, maksimum transfer per transaksi adalah Rp. 10 juta dan maksimum transfer per hari per nasabah adalah sebesar Rp. 25 juta. Hal ini dilakukan mengacu pada keputusan Bank Indonesia.

Pertama pilih menu transfer di layar ATM anda, kemudian masukkan nomor kod bank berikut nomor rekening tujua. Apabila tidak mengetahui kode bank dapat dilihat pada menu “Daftar Kode Bank”. Masukkan jumlah nominal yang akan ditransfer, kemudian masukkan nomor referensi (jika diperlukan). Jika tidak, lanjutkan dengan menekan tombol “Ya” Setelah proses tersebut di layar ATM anda akan muncul permintaan konfirmasi untuk pengecekan nomor dan nama rekening penerima dana transfer serta bank tujuan. Setelah konfirmasi benar tekan “Ya” sampai notifikasi transfer berhasil keluar.Berarti proses transfer teah selesai dilakukan, dan seketika itu pula dana berpindah dan aktif di rekening tujuan. Untuk lebih lanjut dapat di lihat disini

Selain realtime online, transfer melalui ATM Bersama bisa dilakukan secara triparted atau pemegang kartu A melakukan transfer melalui terminal ATM milik Bank B ke rekening lainnya yang ada di Bank C.

Nasabah yang bertransaksi melalui ATM Bersama tidak selalu dikenakan biaya. Hal ini tergantung pada kebijakan dan strategi ke nasabah masing-masing bank penerbit kartu. Beberapa bank tidak mengenakan biaya sama sekali atau gratis. Namun beberapa bank menerapkan biaya kepada nasabahnya, nilai biaya yang dikenakan pada nasabah maksimal, tarik tunai Rp 7,500, transfer Rp 6,500, cek saldo Rp 4,000.

Jika transaksi nasabah bermasalah, semisal rekeing terdebet namun uang tidak keluar. Nasabah dapat melakukan complaint hal tersebut kepada bank penerbit kartu. ATM Besama juga memiliki standar layanan dan telah disepakati oleh semua anggotanya. Bahwa jika nasabah yang claim tersebut benar, maka dana yang terdebet harus langsung diganti. Selanjutnya akan diproses claim yang melibatkan pihak-pihak terkait dengan menyedakan bukti transaksi masing-masing.

Jika kartu ATM Anda tertelan, maka Anda dapat menghubungi bank penerbit kartu ATM Anda